Judul Buku   : Basmi Seabrek Penyakit Hanya dengan Air Putih
Penulis          : Angga Putra Permana
Penerbit         : FlashBooks
Cetakan         : Pertama, Juni, 2011
Tebal              : 142 Halaman
Peresensi      : Matroni el-Moezany*

Air merupakan sumber kehidupan yang diberikan Tuhan kepada alam. Tugas kita adalah memelihara, merawat, tidak mengotori, tidak membuang-buang, dan tidak menjadi manusia yang was-was dalam menggunakan air. Saya memberi judul ‘saatnya kembali pada air’ merupakan kekhawatiran saya sebagai manusia dan sebagai mahkluk Tuhan yang harus mengabdi pada Alam dan pencipta.

Alam yang kini mulai mengalami kekeringan akibat kemarau, dan alam sudah mulai di rusak oleh tangan manusia, sehingga air menjadi langka dan sulit di temukan, maka saatnya kita kembali pada alam. Mendekati alam, memelihara keseimbangan alam. Karena dengan kembali pada alam, air sebagai saripati alam tidak kering, alam tidak gersang alias hijau. Apalagi ada isu yang mengatakan bahwa pasca 2020 kita akan mengalami krisis pangan, termasuk krisis air, jadi sebelum terlambat, saat inilah untuk selalu memelihara alam dan menjaga keseimbangan alam, agar air yang tersimpan dalam alam tidak hilang di makan ketidakpedulian manusia.
Ketika air masih bersih dan manusianya mampu memelihara dengan baik, maka air itulah sebenarnya yang mampu menyembuhkan segala penyakit, seperti apa yang di tulis oleh Angga Putra Permana dalam buku ini (Basmi Seabrek Penyakit hanya dengan air putih).
Banyak penelitian tentang air, misalnya yang dilakukan oleh Carles Darwin dan Masarro Emoto yang semuanya menyimpulan bahwa air putih mampu menyembuhkan penyakit tentunya dengan berbagai cara dan trik-trik atau teknik-tekniknya yang harus kita tahu. Nah untuk mengetahui cara atau teknik-teknik menggunakan air putih dalam menyembuhkan penyakit anda harus membaca buku ini. Di dalamnya Angga menawarkan pentingnya air bagi tubuh manusia, berbagai keajaiban yang terkandung dalam air, air sebagai sarana pengobatan, pencegahan dan penyembuhan berbagai penyakit dengan terapi air putih dan manfaat memenuhi air putih dalam tubuh.
Dengan mengetahui manfaat yang terkandung dalam air, maka pertanyaan yang kemudian muncul adalah air putih seperti apakah yang mampu menyembuhkan segala penyakit? Dan kapan air putih mampu menyembuhkan segala penyakit? Apakah ada air putih yang tidak bisa menyembuhkan penyakit?
Kalau kita membaca buku Angga ini, selintas memang segala jenis air putih mampu menyembuhkan penyakit. Jadi air sebagai sumber kehidupan dan juga sebagai ekosistem alam untuk menyeimbangkan kehidupan. Air akan mampu menyembuhkan penyakit kita. Air akan menjadi teman kita, jika kita memelihara dan merawatnya dengan baik. Sebaliknya air akan membunuh dan merobohkan rumah-rumah. Banyak kejadian banjir dan rumah roboh akibat air yang menerjang, sebenarnya ada apa di balik itu semua?
Inilah pertanyaan yang jarang kita temukan akhir-akhir ini. Hanya dengan air semuanya musnah. Salah penyebab karena alam tidak seimbang. Pohon dan hutan di tebang, air tidak lagi memiliki tempat untuk “diam” sehingga ketika hujan turun air langsung mengalir, karena pohon dan hutan tidak lagi mampu menahan air yang turun dari langit. Maka menjaga keseimbangan alam dan khususnya kembali pada alam lebih baik daripada merusak alam. Maka saatnya kembali pada alam dan menjadi air tetap bersih merupakan langkah yang lebih baik untuk menjadi keseimbangan alam ke depan. Saya ngeri mendengar pohon di tebang hanya untuk digunakan jalan busway.  
Tidak heran kalau Tales mengatakan bahwa semuanya berasal dari air. Karena air lagi-lagi ciptaan Tuhan yang paling penting di dunia ini. Air merupakan kebutuan paling vital. Banyak para peneliti dunia yang mengakui bahwa air mampu menyembuhkan dan sangat berguna bagi tubuh manusia.
Di dalam buku ini khusus hanya membahas manfaat air bagi kesehatan, jadi sangat penting anda membaca buku ini, minimal mengetahui informasi bahwa air begitu penting dan air mampu menyembuhkan segala penyakit. Di dalam buku di bahas secara tajam bagaimana cara menggunakan air sebagai obat dan kesehatan tubuh manusia.
Hanya saja buku ini belum membahas bagaimana menjaga keseimbangan alam, menjaga agar air tetap bersih dan bagaimana cara agar kita menggunakan tidak berlebih-lebihan, seperti orang was-was. Was-was sebenarnya merupakan penyakit juga yang harus disembuhkan, di tangan orang was-was inilah air terbuang sia-sia. Maka seharusnya ada cara bagaimana menyembuhkan penyakit was-was dalam diri seseorang dengan terapi air. Maka sebagai manusia yang masih awam saya berharap kepada semua pembaca khususnya saya pribadi untuk selalu menjaga dan memanfaatkan air sebaik mungkin, karena dengan menjaga keseimbangan alam dan menghargai air, kehidupan makhluk akan semakin sehat, makmur dan damai.


*Peresensi adalah penyair.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar