Oleh: Muhammad Kholili
PAGI
Kutatap raut wajahmu di antara barisan kalbu,
Melewati benturan cakrawala di tengah-tengah suraunya mentari
Rimbunan dedaunan tercipta senyum di balik canda tawa,
Menghilangkan sunyi di pagi itu menemani desiran di balik remang-remang pepohonan
(Yogyakarta, November 12-2012)

RINDU
Di balik asap putihmu kian mengikat serat bahtera
Menumbuhkan imaji dalam lamunanku menyebar mengikat aroma palsu
Di titik senyum menghimpit pahit
Mengingat wajahmu terlukis di tengah-tengah pancaran purnama
Mengikat batin selalu kerinduanku
(Yogyakarta, Januari 01-2013)

IBU
Hanya bayangmu yang bisa ku kenang
Kau sudah terbaring sempurna di persinggahan
Tak tahu apa yang harus aku lakukan
Untuk membalas sebuah pengorbanan

(Yogyakarta, November 04-2012)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar